Indonesia Youth Forum 2015, Bengkulu

“Bangkitlah pemuda dan tunjukkan aksimu, karena negeri ini membutuhkan, aksi nyata dari kita..”

Itulah sedikit cuplikan lagu-lagunya ISYF yang bisa banget bikin kita semangat!

IMG_20150506_1605386-11 Mei 2015 ini, ah… akhirnya. bisa juga menginjakkan kaki di Bumi Rafflesia, Bengkulu. Kali ini, aku mendapatkan kesempatan untuk ambil bagian di acara Indonesia Youth Forum 2015 di Provinsi Bengkulu. Sekitar 200 peserta terpilih yang lolos seleksi lebih dari 1800 pendaftar mendarat di Bengkulu di tanggal 6 Mei 2015 dan kami berkumpul di Hotel Santika Bengkulu.

program ini memilih para pemuda di seluruh Indonesia yang fokus di bidang pemberdayaan masyarakat melalui proyek sosial ataupun bisnis sosial yang telah atau akan dijalankan. Kebetulan aku sendiri membawa proyek sosialku yang berupa Perpustakaan Pamanukan sebagai bentuk proyek sosial yang akan aku share pada event ini.

DAY 1 (06-05-2015)

setelah aku sampai, ternyata yang aku temui ini orang-orang hebat semua. bahkan, beberapa sudah ada yang menjalankan proyek sosialnya sampai bertahun-tahun. waw.. da aku mah apa atuh hanya remahan chiki chuba di rok anak SD dibandingkan dengan mereka :’) baru di menit-menit pertama berkenalan dengan peserta lain aja, aku udah dapet banyak inspirasi dari mereka.

IMG_20150506_194512di hari pertama, belum ada kegiatan resmi apa-apa. kami dibagi menjadi dua, ada peserta yang tinggal di hotel Santika dan ada yang di Hotel Amaris. setelah kami registrasi, mendapat berbagai macam perlengkapan IYF mulai dari tas ransel, buku, pulpen, kaos IYF, dan sebagainya, kami melakukan check in di hotel. Alhamdulillah aku kebagian di Hotel Santika. kenapa alhamdulillah? karena main event kita akan diadakan di Santika, jadi kalau yang tinggal di Amaris otomatis mereka setiap pagi harus naik bus untuk pergi ke Santika dan malamnya juga harus naik bus lagi ke Amaris😥 hiks perjuangan banget anak-anak Amaris…

oke, setelah dapet kunci kamar, aku langsung aja masuk kamar karena lumayan ada waktu istirahat sedikit sebelum jadwal orientasi program jam 4 sore nanti. dan kamar superior hotel santika bener-bener bikin istirahat aku makin aduhay. gak berapa lama, ada yang ketok pintu dan…voilaa.. room mate aku dateng. namanya Dian Annisa, akrab dipanggil Disa. dia tinggal di Samarinda, dan…baru lulus SMA. huft jauh sekali denganku yang mau lulus kuliah wkwkwkw… Disa anaknya baik, ramah, easy going pula jadi aku nyaman-nyaman aja sama dia. kalo si disa sih baru nyampe langsung keluar hotel, mau explore katanya, da aku mah apa atuh seketika langsung meluk kasur dan tertidur pulas, abis kasurnya agresif sih -_-

IMG_20150506_100112jam 4 sore kami mengadakan orientasi program. disini kami dijelaskan sedetail-detailnya soal program-program ISYF plus event IYF 2015 lima hari kedepan. saat itu juga kami bisa foto-foto di banner IYF yang super gede dan mulai berjejaring. malam harinya, kita mengadakan Focus Group Discussion (FGD) tentang proyek sosial kita. kita disuruh bentuk kelompok, tiap kelompok terdiri dari tiga orang. saat itu aku satu kelompok sama Fayzah dari UIN Jakarta dan There dari IPB. proyek sosial mereka keren-keren. fayzah dengan bina desanya dan There dengan program “makan buah-buahan”nya.

setelah itu, kita dipersilakan untuk istirahat karena besok akan menjalani aktivitas yang lumayan padaatt…

 

DAY 2 (07-05-2015)

Setelah menghabiskan sarapanku (yang super maruk dengan ngambil nasi beserta lauk pauknya+kue-kue+jus+teh, maklum anak kos kalo ketemu makanan sehat suka gak sadar diri), aku dan seluruh peserta IYF 2015 yang lain bertolak ke ballroom Hotel Santika, ada di lantai 2 hotel santika. karena pejabat-pejabat yang akan membuka rangkaian acara kami belum hadir, akhirnya panitia IYF dengan kreatifnya membuat kuis bagi peserta. mereka kasih beberapa pertanyaan, dan yang bisa jawab bisa dapet souvenir dari ISYF Store. dan alhamdulillah aku dapet kesempatan buat jawab satu pertanyaan dari mereka (sebutkan 5 jenis kegiatan yang sudah pernah dilaksanakan ISYF?) dan aku bisa jawab, yiha! dapet binder lucu dari ISYF, Thanks ISYF Store🙂

beberapa menit setelah itu akhirnya para pejabat pun tiba. ada Wagub Bengkulu, perwakilan Kemenpora, presiden ISYF, dan lain-lain (yang aku lupa siapa aja). kemudian, setelah secara resmi acara dibuka, ada penampilan tarian tradisional khas Bengkulu. tariannya keren banget, bikin aku pengen pelajari. (atau emang pada dasarnya aku suka segala jenis tarian tradisional). plus, ada paduan suara dari dedek-dedek lucu SMAN 2 Bengkulu😀

IMG_20150507_092409setelah itu, acara inti (dan berat) pun dimulai… materi-materi dibawakan dari pagi sampe sore, mulai dari Kementerian koperasi&UKM, Kementerian Luar Negeri, dan Bupati Wakatobi yang sangat menginspirasi. setelah itu, makan malam dan dilanjutkan dengan diskusi yang ngambil konsep world cafe, jadi kita diskusi dengan duduk di meja bundar. ada tiga fase, setiap fase kita akan diskusi satu masalah. kemudian, setelah waktu berakhir, ganti fase dengan pindah ke round table yang lain sekaligus membahas masalah lain.

setelah diskusi berakhir, hari pertama IYF 2015 pun juga berakhir😥

DAY 3 (08-05-2015)

Hari ketiga, dimulai dengan materi dari Tanoto Foundation. kita mendapat  pencerahan dari Tanoto Foundation tentang bagaimana mewujudkan social project kita dengan mendapatkan bantuan dari mereka. mereka kasih tau kalau Tanoto bisa kasih kita grant asal kita bisa ajukan lewat proposal yang apik. setelah itu juga ada sharing-sharing dari Tanoto scholars yang membuat social project berupa bina desa di bogor. kemudian ada juga Bang Timmy (Al-Fatih Timur), yang (aku baru tau) Tanoto scholars juga. dia menjelaskan tentang website yang dia bangun sendiri bernama kitabisa.com, sebuah websita crowdfunding yang bisa kita pakai untuk menggalang dana di internet.

IMG_20150508_110235setelah itu, kita dapet materi lagi dari orang BIN (Badan Intelijen Negara), materi yang dibawakannya sungguh sangat nasionalis dan patriotis, ditambah sedikit bumbu politis😀 lalu kita juga dapat materi dari YSEALI (Young South-East Asian Leaders Initiative) tentang bagaimana caranya mendapatkan grant juga dari mereka, karena kebetulan mereka juga lagi buka pendaftaran untuk para pemuda yang mempunya social project/socioentrepreneur project dan butuh asupan dana, mereka akan membuat seleksinya dan memberikan grant untuk proyek terbaik. hadiahnya lumayan lho, silakan bagi kalian yang mau bisa di-klik link di atas.

siang sampe sore kita ikut coaching clinic. jadi sistemnya itu ada lima kelas yang bisa kita pilih dua sessi-nya. sessi yang aku ambil adalah kelas transformasi pemuda dari British Council dan kelas Project Cycle Management.

setelah itu, kita disuruh diskusi lagi tentang social project yang kita buat dalam round table, kemudian ditulis di sebuah sticky notes. dan hari ketiga pun berakhir…

DAY 4 (09-05-2015)

Hari keempat kami dimulai dengan perjalanan menuju Kabupaten Kepahiang, salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Bengkulu. lokasinya jauuuhhh bangeeettt, jalanannya berkelok-kelok, dan kelokannya ekstrem-ekstrem banget -_- sampe banyak yang mabok. sesampainya disana kita dibawa ke pabrik kayu sengon, pabrik kebanggannya pak Bupati Kepahiang. cerita dikit ya, pak Bupati Kepahiang ini mau mencalonkan diri jadi Gubernur Bengkulu, dan..program tanam sengon ini adalah grand design kampanye beliau. jadi intinya, beliau mengajak warga Bengkulu untuk menanam salah satu pohon yang tumbuh subur dan cepat dipanen itu (karena masa tumbuhnya yang terbilang cepat, cukup 3 tahun udah bisa panen. beda dengan pohon jati yang bisa belasan tahun baru bisa panen). jargon utamanya beliau sampe sekarang suka dijadiin bahan bully’an obrolan sama sesama peserta IYF hahaha… “Mau Kaya? Tanam Sengon!” wkwkwkw

setelah itu kami dibawa ke kantor Bupati Kepahiang buat dapet jamuan makan…

IMG_20150509_111310tapi sebenernya program tanam sengon ini bagus, plus beliau juga mengajak pemuda disana untuk belajar bahasa jepang di pesantren yang beliau buat sendiri, kemudian nanti pemuda-pemudi ini diharapkan bisa qualified untuk dikirimkan ke Jepang dalam program magang di bidang pertanian/perkebunan disana. kalau sudah balik lagi ke Indonesia, nanti diharapkan mereka bisa membantu membangun perekonomian warga Bengkulu lewat pertanian/perkebunan.

 

 

setelah mabok Kepahiang, kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Jakat. kalo kata peserta IYF yang asli Bengkulu, katanya pantai jakat ini bagian dari Pantai Panjang, pantai paling panjang se-Indonesia (sekitar 250 KM). disini, kami melakukan social project (bekerjasama dengan Coca Cola Amatil) untuk membersihkan pantai jakat dari sampah-sampah pengunjung. Clean Up pantai ini berlangsung sampai maghrib tiba. setelah itu, kami kembali pulang ke Hotel untuk bersih-bersih, karena masih ada satu acara lagi yang perlu kami ikuti, yaitu materi dari Pak Bahlil Lahadalia, ketua HIPMI yang baru. materinya seru karena dibawakan dengan cara yang asik oleh Pak Bahlil. beliau ini pengusaha muda yang berasal dari Papua, sangat humble dan menyenangkan.

IMG_20150509_205721

 

 

 

 

 

 

setelah materi dari Pak Bahlil, ada sharing session dari dua orang peserta IYF 2013 dan 2014 yang sudah berhasil melaksanakan proyek sosial mereka. dari mereka, aku belajar bahwa ada banyak pemuda di luar sana yang benar-benar serius menangani masalah yang ada di Indonesia. mungkin, ketika aku tidur-tidur santai di kasur, ada ribuan anak muda yang lagi berusaha membangun desa tertinggal. ketika aku lagi jalan-jalan di mall, ada ribuan anak muda yang lagi berusaha untuk mengembangkan bisnisnya. jadi, gak ada waktu lagi buatku bersantai-santai. aku harus benar-benar menjadi manusia yang bermanfaat dan punya karya. bismillah🙂

hampir tengah malam, sharing session baru selesai.. setelah itu kami pun bisa istirahat ke kamar masing-masing. berakhirlah hari keempat…

DAY 5 (10-05-2015)

Hari kelima, kami kira akan full seharian jalan-jalan. hehe… eits, ternyata ada kejutan. kami dibawa ke Kantor Pemda Bengkulu, karena kami akan mendapatkan materi dari Pak Luhut B. Pandjaitan, Kepala Staff Kepresidenan RI Kabinet Jokowi-JK. kami mendapatkan begitu banyak ilmu dan pengalaman dari beliau seputar nasionalisme dan revolusi mental yang harus dimiliki oleh pemuda Indonesia. sesi pertanyaan kali ini banyak banget, tapi aku gak nanya karena udah keseringan nanya di sesi-sesi sebelumnya hehe, kasih kesempatan buat yang lain😀

setelah itu, kami diajak city tour, yeay!! destinasi pertama ke benteng Fort Marlborough, sebuah benteng peninggalan kolonialisme Inggris di Bengkulu. tempatnya keren banget, dari atas benteng kita bisa liat pantai panjang dan sebagian keindahan kota Bengkulu. salah satu peserta IYF yang asli Bengkulu (Nando) pernah jadi tour guide disana waktu magang, dan dia sekaligus menjadi tour guide kita juga selama disana. di dalam Fort Marlborough, ada tempat interogasi Pak Soekarno waktu diasingkan di Bengkulu, selain itu ada banyak barak-barak buat tentara dan ada penjara juga.

IMG_20150510_153117

 

 

 

 

 

 

 

 

IMG_20150510_163322

setelah itu, kami mengunjungi rumah Bung Karno semasa pengasingan di Bengkulu. disana juga sekaligus rumah pengantin beliau dengan Ibu Fatmawati. keren, di dalamnya masih terdapat barang-barang yang pernah dipakai oleh Bung Karno, bahkan ranjang pengantin beliau juga ada! wihi…

setelah puas ke dua destinasi bersejarah, kami dibawa ke Pasar Anggut. sebenernya bentuknya gak mirip pasar kalau menurutku, tapi cuma kumpulan toko-toko yang menjual oleh-oleh khas Bengkulu. konsepnya kayak Malioboro, jadi sepanjang jalan ada toko-toko berjajar. tapi tetep, masih ramai-an Malioboro daripada Pasar Anggut. dan satu lagi, harganya muahaallll bangetsss disana. ditawar pun gak mau, entahlah mungkin karena penjualnya nganggep kita turis jadi harganya serba dimahalin. tapi kalau di malioboro aja harganya masih affordable, lah ini masa lempuk durian (makanan paling khas Bengkulu) isinya cuma sepuluh biji (sebesar permen/dodol) aja harganya 20ribu -_- kata temenku yang orang Bengkulunya pun, disitu emang mahal-mahal -_- ish… yaa terpaksa aku tetep beli juga karena udah gak ada waktu lagi, besok kan udah pulang… hiks hiks..

IMG_20150511_134216

 

 

 

 

 

 

 

 

setelah belanja-belanja di pasar anggut, kita balik lagi ke hotel untuk persiapan closing ceremony di kantor gubernur bengkulu. nah ada kejadian kocak, kita seharusnya kan berangkat jam setengah 8 dari hotel, tapi…karena persiapan aku dan beberapa temen-temenku super lama, walhasil kita baru selesai jam 8 malam. wajar, karena kita ribet di bagian pakaian adat dan dandan-dandannya hehehe… pas keluar hotel, bus nya udah berangkaaattt wkwkwkw.. kita ampe frustrated, apa naik angkot aja yaa.. tapi masa udah heboh gini naik angkot wkwwkwk, dan angkot pun susah amat disana, gak lewat-lewat. taxi juga susah -_- dan alhamdulillahnya panitia ada yang berbaik hati (atau karena terpaksa gak mungkin ngebiarin peserta terlantar dan gak ikutan closing ceremony) buat nganterin kita ber-12 untuk kesana naik satu mobil. ya, satu mobil pribadi (ukuran avanza/nissan aku lupa) untuk 12 orang!!! wkwkkww, di dalemnya kita pangku-pangkuan deh…

sesampainya disana, untung acara intinya belum dimulai. masih acara makan-makan gitu. setelah makan malam, baru deh closing ceremony dimulai, ada nyanyi lagi Indonesia Raya, pembacaan Deklarasi Rafflesia, dan hiburan-hiburan lainnya. closing ceremony pun secara resmi ditutup oleh Bapak Wakil Gubernur Bengkulu, Pak Sutan Najamudin.

IMG_20150510_215025

setelah acara formal selesai, kami haha hihi porak poranda perpisahan sesama peserta. awalnya seneng-seneng, nyanyi-nyanyi, lama-lama sedih-sedihan juga😥😥 sedih karena harus berpisah dengan pemuda-pemuda keren ini. tapi kami yakin, suatu saat pasti kami bisa bertemu lagi (Insha Allah), karena kalau orang-orang yang punya satu visi, biasanya akan mudah bertemu lagi. terbukti kok, di acara IYF ini sebenernya ada banyak orang-orang yang udah pernah aku temui sebelumnya di acara-acara lain. So, peluang untuk ketemu mereka lagi pasti ada😀

 

DAY 6 (11-05-2015)

Saatnya pulaaangg… back to reality!!! hahaha… flight-ku pagi banget, sekitar jam setengah 9. jadi, aku harus berangkat dari hotel sekitar jam 7 pagi. alhamdulillah masih sempet sarapan enak dulu di Hotel Santika. dan gak cuma aku aja, ada beberapa temen yang lain yang penerbangannya sama denganku, jadi kami bisa berangkat bareng. kita dianter pake mobil hotel menuju Bandara Fatmawati Soekarno tepat jam 7 pagi.

kami tiba di Soetta sekitar pukul 10 pagi. dan kami pun saling berucap salam perpisahan di bandara…

IMG_20150511_075523

 

 

 

 

 

 

 

 

ya, begitulah kehidupan. ada pertemuan pasti ada perpisahan. tapi aku yakin, tak ada perpisahan yang abadi. suatu saat pasti kami akan bertemu kembali, dalam sebuah momen yang sudah diatur oleh Allah nanti🙂

 

Sampai Jumpa di IYF 2016, Belitung Timur!!!

 

4 thoughts on “Indonesia Youth Forum 2015, Bengkulu

  1. Super! Menginspirasi sekali kakakkkk. Kabar kabarin ya kalo ada pembukaan pendaftaran IYF 2016 di Belitung :’). Sumpah salute. Top deh! Tetap berkarya, menginspirasi, dan mengejar mimpi. Sukses buat kita semua🙂🙂🙂

  2. Wahh keren kak😄👍 menginspirasi banget,tertarik banget mau ikutan IYL 2016,nama fb kakak apa?bisa nanya2 kn kak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s