KARATE, the “empty hand” self defence

OSH !

alhamdulillah, sekarang aku bisa lanjutin latihan Karate lagi. di kampus B UNJ, sekarang aku latihan bareng temen2 baru, ada juga temen2 dari PGSD nya (hanum sang promotor, nisa si penggemar dua, amy si kaka 2011, dan hesti si police addict) hahahaūüėÄ

oke, berhubung banyak permintaan dari temen2 latihan buat posting all about Karate, nih aku jabarin… sebelumnya, aku jelasin dulu yaa seputar apa itu karate (coppas dari wikipedia)

Karate¬†(Á©ļ śČč ťĀď) adalah seni¬†bela diri¬†yang berasal dari¬†Jepang. Seni bela diri karate dibawa masuk ke Jepang lewat¬†Okinawa. Dalam kanji Jepang menjadi ‚Äėkarate‚Äô (Tangan Kosong) agar lebih mudah diterima oleh masyarakat Jepang. Karate terdiri dari atas dua kanji. Yang pertama adalah ‚ÄėKara‚Äô„ÄÄÁ©ļ dan berarti ‚Äėkosong‚Äô. Dan yang kedua, ‚Äėte‚Äô„ÄÄśČč, berarti ‚Äėtangan’. Yang dua kanji bersama artinya ‚Äútangan kosong‚ÄĚ„ÄÄÁ©ļśČč .

Menurut Zen-Nippon Karatedo Renmei/Japan Karatedo Federation (JKF) dan World Karatedo Federation (WKF), yang dianggap sebagai gaya karate yang utama yaitu:

  1. Shotokan
  2. Goju-Ryu
  3. Shito-Ryu
  4. Wado-Ryu

Di negara Jepang, organisasi yang mewadahi olahraga Karate seluruh Jepang adalah JKF. Adapun organisasi yang mewadahi Karate seluruh dunia adalah WKF (dulu dikenal dengan nama WUKO –¬†World Union of Karatedo Organizations). Ada pula ITKF (International Traditional Karate Federation) yang mewadahi karate tradisional. Adapun fungsi dari JKF dan WKF adalah terutama untuk meneguhkan Karate yang bersifat “tanpa kontak langsung”, berbeda dengan aliran Kyokushin atau Daidojuku yang “kontak langsung”.

Latihan dasar karate terbagi tiga seperti berikut:

  1. Kihon¬†(Śüļśú¨:„Āć„ĀĽ„āď,¬†Kihon?) secara harfiah berarti dasar atau fondasi. Praktisi Karate harus menguasai Kihon dengan baik sebelum mempelajari¬†Kata¬†dan¬†Kumite.Pelatihan¬†Kihon¬†dimulai dari mempelajari pukulan dan tendangan (sabuk¬†putih) dan bantingan (sabuk¬†coklat). Pada tahap¬†dan¬†atau Sabuk Hitam, siswa dianggap sudah menguasai seluruh¬†kihon¬†dengan baik.
  2. Kata(Śěč:„Āč„Āü) secara harfiah berarti bentuk atau pola.¬†Kata¬†dalam karate tidak hanya merupakan latihan fisik atau¬†aerobik¬†biasa. Tapi juga mengandung pelajaran tentang prinsip bertarung. Setiap¬†Kata¬†memiliki ritme gerakan dan pernapasan yang berbeda.Dalam¬†Kata¬†ada yang dinamakan¬†Bunkai.¬†Bunkai¬†adalah aplikasi yang dapat digunakan dari gerakan-gerakan dasar¬†Kata.

    Setiap aliran memiliki perbedaan gerak dan nama yang berbeda untuk tiap Kata. Sebagai contoh : Kata Tekki di aliran Shotokan dikenal dengan nama Naihanchi di aliran Shito Ryu. Sebagai akibatnya Bunkai (aplikasi kata) tiap aliran juga berbeda.

    3. Kumite

    Kumite¬†(ÁĶĄśČč:„ĀŹ„ĀŅ„Ā¶) secara harfiah berarti “pertemuan tangan”.¬†Kumite¬†dilakukan oleh murid-murid tingkat lanjut (sabuk biru atau lebih). Tetapi sekarang, ada¬†dojo¬†yang mengajarkan¬†kumite¬†pada murid tingkat pemula (sabuk kuning). Sebelum melakukan¬†kumite¬†bebas (jiyu Kumite) praktisi mempelajari¬†kumite¬†yang diatur (go hon kumite) atau (yakusoku kumite). Untuk kumite aliran olahraga, lebih dikenal dengan¬†Kumite Shiai¬†atau¬†Kumite¬†Pertandingan.

    Untuk aliran Shotokan di Jepang, kumite hanya dilakukan oleh siswa yang sudah mencapai tingkat dan (sabuk hitam). Praktisi diharuskan untuk dapat menjaga pukulannya supaya tidak mencederai kawan bertanding.

    Untuk aliran “kontak langsung” seperti¬†Kyokushin, praktisi Karate sudah dibiasakan untuk melakukan¬†kumite¬†sejak sabuk biru strip. Praktisi¬†Kyokushin¬†diperkenankan untuk melancarkan tendangan dan pukulan sekuat tenaganya ke arah lawan bertanding.

    Untuk aliran kombinasi seperti Wado-ryu, yang tekniknya terdiri atas kombinasi Karate dan Jujutsu, maka Kumite dibagi menjadi dua macam, yaitu Kumite untuk persiapan Shiai, yang dilatih hanya teknik-teknik yang diperbolehkan dalam pertandingan, dan Goshinjutsu Kumite atau Kumite untuk beladiri, semua teknik dipergunakan, termasuk jurus-jurus Jujutsu seperti bantingan, kuncian, dan menyerang titik vital.

    Itu dia sejarah karate yang aku dapet di wiki..

    Oke, sekarang kita lanjut ke teknik Kihon, atau gerakan-gerakan dasar karate. (berdasarkan aliran Shotokan)

    1. Kuda-kuda

    a) Fudo dachi

    b) Kiba dachi

    c) Zenkutsu Dachi

    d) Konkutsu Dachi

    e) Nekoshi Dachi

    f) Hangetsu dachi

    2. Pukulan (Tsuki)

    a) Chudan Tsuki = Pukulan ke arah depan tengah/ulu hati

    b) Yodan Tsuki = Pukulan ke arah atas/wajah

    c) Gedan Tsuki = Pukulan ke arah bawah

    3. Tangkisan (Uke)

    a) Age Uke = Tangkisan ke atas

    b) Uci Uke = Tangkisan ke luar

    c) Ude Uke = Tangkisan ke dalam

    d) Gedan Barai = Tangkisan ke bawah

    e) Shuto Uke , dll

    4. Tendangan (Gery)

    a) Mae Gery = Tendangan ke depan, terbagi menjadi dua, yaitu Mae gery chudan (depan tengah) dan Mae gery yodan (depan atas)

    b) Mawashi Gery = Tendangan ke depan dengan memutar badan kurang lebih 180 derajat

    c) Kikome Gery = Tendangan pisau, dll.

    sebenernya tiap gerakan-gerakan di atas mesti ada gambarnya ya? hahaha tapi yaa berhubung waktuku yang sempit (so sibuk) jadi sementara tulisan aja dulu ya, gambarnya menyusulūüėõ

    Nah, selain Kihon kan ada juga Kata ya, ini dia Kata dasar yang ada dalam aliran Shotokan Karate (Klik untuk melihat video nya):

    Kata 1, Heian Shodan

    Kata 2, Heian Nidan

    Kata 3, Heian Sandan

    Kata 4, Heian Yondan

    Kata 5, Heian Godan

    masih banyak Kata-Kata yang lain dalam Shotokan Karate, seperti Ji On, Kankudai, Empi, Hangetsu, dll.

    Nah, Kalau Kumite, ini kita udah mulai fighting yaa ama lawan. ini menjadi ilmu lanjutan buat para Karate-do. silahkan klik disini buat ngeliat kumite atlet karate Indonesia di sea games 2011.

    Sekian tulisan biasa dariku. cuma segini yang bisa kubagi, semoga bermanfaat buat temen2 Karate-do. oya, buat para Cagur, ilmu karate bisa juga lho kita manfaatkan di dunia pendidikan, seperti melatih self defence nya anak-anak (khususnya SD), meningkatkan kebugaran jasmaninya, menumbuhkan sikap jujur, sportif, dan bertanggung jawab, serta diharapkan munculnya generasi-generasi atlet baru yang bisa kita lihat potensinya sejak dini. dari situ kita bisa menumbuhkan passion mereka untuk berprestasi di bidang olahragaūüôā

    sekian dan terima kasih. OSH !

2 thoughts on “KARATE, the “empty hand” self defence

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s