sahabat vs pacar

temen2 blogger (atau apa ya sebutannya? ga mungkin kan WP’er?), apa sih makna sahabat bila dibandingkan dengan pacar menurut kalian? nahh bu rinrin si cagur SD a.k.a cagur dudul pingin share nih ke temen2 hasil pemerasan otak selama berjam-jam buat bikin tulisan ini, tulisan tentang makna dari sahabat, persahabatan, pacar, dan pacaran… #jaga mata n gigi jangan ampe kering !

pacar, merupakan kata benda yang amat sangat fenomenal buat saya, dan saya yakin temen2 dudul juga sepakat kan? siapa sii yg gak kepengen pacaran? saya yakin, se-islami apapun temen2 (remaja yg lagi gembor2nya masa perkembangan) pasti kepingin banget punya si kata benda yg satu ini. walaupun kita terkadang menutup-nutupi alih-alih haram dalam hukum agama kita tercinta, kalo saya sih gak mau munafik, saya juga pingin punya pacar dan ngerasain apa itu pacaran.

eitss, jangan langsung maen angguk-angguk aja nih temen2!!

banyak ulama yg mengharamkan berpacaran, saya juga setuju dengan mereka, karena pacaran itu, sepintar apapun dan sekuat apapun iman kita, pasti akan ternodai dengan hal yang satu ini. sekonsisten apapun janji kita untuk tidak berbuat yg aneh2 selama pacaran, mudharat pasti tak akan bisa kita elakan temen2. mungkin para akhi atau ukhti abal-abal yg berpacaran dengan menggunakan kedok ta’aruf pasti akan berupaya semaksmial mungkin untuk mencari mashlahat dari pacaran, namun faktanya nih temen2, kalian gak akan pernah mencapai hasil yg maksimal ! dijamin deh, pacaran itu emang banyak mudharatnya! kita mungkin bisa menahan untuk tidak berpegangan tangan, berpelukan atau berciuman agar terhindar dari perzinahan. namun temen2 sadar ga, ya memang betul dengan begitu kita terhindar dari zina, zina tubuh tuh temen2,, tapi apakah kita bisa menjamin kalo kita terhindar dari zina hati? zina mata? zina otak? dan masih banyak zina zina lainnya… uuuuhhh serem juga ya! *lirik kanan, lirik kiri

nah, disini saya gak mau menjustifikasi buat temen2 yg pernah atau sedang berpacaran juga, balik lagi ke pernyataan awal saya, kalo saya pun gak mau munafik temen2, terkadang hasrat untuk berpacaran pun suka timbul di benak saya. tapi, selama nafsu itu masih bisa saya tahan, saya akan berusaha keras untuk menahannya, tentunya dengan bimbingan Allah SWT. dan juga, pacaran jangan kita jadikan hal yang “fahsya” atau buruk banget juga, jangan sampai kita membenci hal-hal yang berbau pacaran., karena justru semakin kita membencinya maka semakin kuatlah keinginan kita untuk mencobanya. oleh karena itu, ya biasa ajalahh, jalani hidup ini dengan melakukan yang terbaik yang kita mampu, dan jangan lupa senantiasa meminta perlindungan Allah SWT agar kita diberikan petunjuk yang benar. indah bukan jika kita menemukan jodoh/pasangan kita dengan cara Allah yang terbaik tanpa harus pacaran dulu??  karena mengenal orang yg kita cinta tidak selamanya harus lewat pacaran temen2, asal niat kita mencintainya hanya karena Allah SWT, insyaAllah kita akan mendapatkan kemurnian cinta yang sesungguhnya, tanpa nafsu melainkan Lillahita’ala…

#widihhh momen super galau nii…., lanjut gan?? lanjuuuuttttttt……..

nah, setelah cagur dudul bicara soal pacar dan pacaran, berlanjut ke sahabat dan persahabatan… #tahan napas

sahabat, aduh, kata benda ini seribu kali lebih bermakna menurut kamus cagur dudul. sahabat, sulit mengungkapkannya dengan kata-kata, gambar-gambar, warna-warna, ahh… semuanya terlalu indah untuk dirangkai. disaat kita salah dalam memilih cinta, hanya kasih sahabatlah yang dapat meredakannya. sahabat selalu dapat menjadi tempat ternyaman setelah keluarga, bahkan sesekali lebih nyaman dari keluarga kita sendiri. sahabat bisa menjadi penopang saat kita lelah, menjadi sapu tangan untuk mengelap air mata kita, bahkan bisa jadi es teh manis saat kita kehausan #lho? berbahagialah buat temen2 dudul yang punya sahabat sejati. karena ketahuilah temen2, satu sahabat sejati saja bisa lebih bermakna ketimbang ribuan teman palsu. sahabat sejati selalu berkata benar kepada kita, bukan membenarkan segala perkataan kita. dia tidak pernah menyesatkan kita, dia adalah alarm saat kita lupa akan jadwal kita. sudahkah kalian punya sahabat sejati, temen2? dan saya simpati dengan orang2 yg tidak memiliki sahabat sejati, hidupnya pasti akan suram gan!!! ciri2nya yg ga punya sahabat nih ya, pertama mukanya asem saking keseringannya gak pernah ngocol bareng sahabat. kedua mukanya melas karena dia gak pernah tau gimana rasanya kasih sayang yg sesungguhnya. ketiga mukanya stress gara2 dia gak pernah punya tempat buat curhat. ckckckkckck… kasiann kasiann kasiann…,, oleh karena itu temen2, hargai dan peliharalah persahabatan kalian, karena mungkin suatu saat kita akan merasakan sakitnya ditinggal pacar, namun sampai kapanpun kita gak akan pernah tau rasanya ditinggal sahabat, karena sahabat sejati tak akan pernah meninggalkan kita, dan gak ada tuh istilah “mantan sahabat”😀

nah temen2, nih saya mau share tentang sahabat2 saya… this is it beybeh..

ini saya sama sahabat saya, namanya deby, dia sahabat sejati saya waktu SMP di SMPN 4 cikampek… dia punya suara yg bagus, cengkok dangdut nya itu ngangenin banget ahahhaa… mungkin dia terlahir untuk menjadi penyanyi. sayangnya, beberapa bulan yg lalu ibundanya meninggal, dan itu bikin dia drop banget. sebagai sahabat, tentunya saya melakukan apa yg saya bisa untuk membuatnya tetep tabah dalam menjalani kehidupan ini. semangat deby-say!!! :*

kalo yang ini saya sama sahabat SMA saya, annida. dia sahabat yang luar biasa banget, subhanallah, banyak banget manfaat yang bisa dipetik dari perilakunya dia. dia bener2 bawa dampak positif banget buat saya. pokoknya the best banget lah ni anak. sekarang dia di PLS unj. kenangan saya sama dia bener2 banyak banget dan itu bener2 berharga banget, speechless deh pokoknya kalo bicara soal dia ! miss you an🙂

kalo yang ini saya sama sahabat di pgsd unj, namanya barkah. anaknya baik n dewasa banget, punya sahabat kayak dia bikin saya belajar tentang arti kedewasaan, karena selama ini sifat saya masih rada kekanak-kanakan banget. kalo saya butuh apa2, dia pasti jadi temen terdepan yang ada, maka dari itu saya mencap dia sebagai sahabat :* hahaha lucu juga kalo keingetan memori dimana saya ngejodohin dia sama temen cowo sekelas saya di pgsd, dan akhirnya jadi juga !! ini semua gara2 puncak.. ya, puncak adalah tempat hang out paporit kita (selain plaza semanggi, ahaha)😀 disanalah momen2 berharga bisa saya rasakan bersama dengan sahabat saya yang satu ini…

nah, dibawah ini adalah deretan sahabat2 saya selama di SMA dan di PGSD UNJ ^_^V

sweet moment, last longer bangett yaaa :’) ….

nah intinya yaa,, kita harus pelihara persahabatan kita, karena bagaimanapun hanya sahabatlah, seseorang yang bukan sedarah sama kita yang beenr2 tulus sayang sama kita (selain calon suami/istri kita nanti) ahahaha…

so, gimana temen2, sekarang temen2 udah dapetin belum maksud dari tulisan dudul saya, bahwa persahabatan itu sesungguhnya lebih indah daripada pacaran,… persahabatan memiliki lebih banyak mashlahat daripada berpacaran. lagipula, sahabat gak akan pernah nyakitin atau ngecewain kita, selama kita percaya akan ketulusan dia, dan kita juga harus bisa menjadi sahabat yg baik buat mereka… indahnya persahabatan akan selalu abadi, kekal selamanya… :’)

untuk penutup tulisan dudul ini, ijinkan saya bernyanyi buat temen2, dari pelem joshua oh joshua nii….

“jika temanmu sedang berduka, jika temanmu sedih hatinya, hiburlah hatinya buatlah agar dia selalu merasa… gembira…

jika temanmu bergembira, jika temanmu senang hatinya, rasakan getaran sukanya turutlah menjadi bagian.. darinya..”

#salamDudul

23 thoughts on “sahabat vs pacar

  1. Assalaamu’alaikum wr wb, Rindah…

    Saya juga ngga mahu munafik lho kerana saya juga mahu punya pacar dan berpacaran (sudah merasai semua itu).😀

    Tapi sebaiknya pacaran itu biar ikut saluran Islami yang tertib dan menjaga lunas-lunas syariat agar nanti kalau sudah mahu nikah, semuanya terjaga dalam rahmat Allah dan bisa membentuk sebuah rumahtangga yang punya ciri-ciri mawaddah wa rahmah.

    Semoga beroleh jodoh yang memberi manfaat untuk dunia dan akhirat. Aamin.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.😀

  2. “disaat kita salah dalam memilih cinta, hanya kasih sahabatlah yang dapat meredakannya”
    wih dalem bgt, walaupun saya belum pernah punya masalah cinta sebenernya, tapi emang kebayang betapa pentingnya seorang sahabat:mrgreen:

  3. iya nangis, tapi paling cuma sementara, trus bisa cari yang baru bahkan yg lebih baik.. tapi kalo kehilangan sahabat sejati? kita belum tentu bisa menemukan yang sama atau yang sebaik dia….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s